Ghost

Destrianti___jackson

Happy anniversary 4th for us my gustaf, love you more and more, Jesus blessed our relationship and our future :”). “06/04/2014”

Happy anniversary 4th for us my gustaf, love you more and more, Jesus blessed our relationship and our future :”). “06/04/2014”

                                       ”SIDANGKU 04/04/2014

    Kini namaku sekarang menjadi ——-> DESTRIANTI DALOMA, SST.Pa

Terima kasih Tuhan untuk kasih dan penyertaanMu dalam hidupku, kini yang dinanti - nantikan telah tiba, Sidang yang sangat menegangkan dan menakutkan kata orang banyak diluar sana, itu semua sudah ku lewati pada tanggal 04 April 2014. Rasa senang dan haru seusai melangsungkan sidang pada tanggal tersebut. Aaaaahhhhhh TUHAN IT’S SO AMAZING !!, aku tidak mengira kalau aku bisa melewati hari yang menegangkan tersebut dan sekarang aku FREE !!! hehehehe, Terima kasih untuk Pak Sobo dan Ibu Elisa dalam memanduku menyelesaikan Skripsiku, hingga tuntas. Terima kasih untuk teman-temanku juga seperjuangan di kampus angkatan 2010 untuk support dan doanya, aaaaahhhhhhhhhhhh terima kasih banyaaaaaaaak :’). Aku doakan juga untuk teman-temanku yang masih berjuang dalam penyelesaian skripsinya agar cepat-cepat menyusul dan bisa disidang deh :). Tak terasa sebentar lagi kita mau WISUDA, dan saat semua sudah terlaksana membuat kita menjadi berpisah dan menjalankan perjuangan hidup masing-masing diluar sana, menggapai mimpi masing-masing di dunia kerja yang banyak persaingannya. Tapi jangan takut, aku akan hadapi dan jalanin itu demi keluargaku dan demi masa depanku, karena aku punya TUHAN YANG LUAR BIASA dalam hidupku, PRAISE THE LORD !! :), NO BODY LOVES ME LIKE YOU DO JESUS :’)

SELAMAT DATANG DUNIA KERJA !!! hehehehehe :’).

Untuk mama, kakak yos dan ade jedi ini nih Sarjana kalian sudah keluar dari gua singa mau mencari mangsa ke dunia kerja, hehehe :), Doain neng iya yah biar segala sesuatu lancar dan bisa cepat-cepat dapat pekerjaan bagus diluar sana, neng iya sayang mama, kakak yos dan ade jedi :’). 

untuk Papaku di surga, pa neng sudah LULUS, andai papa masih disini pasti papa bangga banget anakmu ini sudah jadi SARJANA pa :’). Tenang pa, neng akan jaga mama, kakak yos dan ade jedi, dan bahagiakan mereka pa :’)

Senang sekali pemandangan ini :’), seperti hidupku ini walau kering tapi tetap kuat untuk hidup dan menjadi unik :’)

Senang sekali pemandangan ini :’), seperti hidupku ini walau kering tapi tetap kuat untuk hidup dan menjadi unik :’)

"PERASAAN YANG TERTUMPAH"

Tak terbendung lagi rasa dalam diri ini ingin berteriak sekencang - kencangnya untuk melepaskan penat dalam diri. Entah rasa ini bercampur aduk jadi satu dan bingung harus berbuat apa. Melhat sesosok wanita yang ku kagumi dan kusayangi berdiam diri dan meratapi rumah yang bocor dan tembok yang basah karena derasnya hujan. Tak berdaya untuk berbuat sesuatu dan malah memberi permisi untuk air masuk dalam rumah. Berderai air mata juga ku tahan dalam dada mendengar setiap keluh kesahnya mengenai banyak hal diluar sana yang meremehkannya karena statusnya sendiri dengan 3 anak. Ku tatap wajahnya dalam kelesuan dan mimik yang menahan tangis, bercerita dengan gugupnya dan mencoba untuk tetap kuat didepanku. Tapi ku tahu pasti bahwa sebenarnya dalam dirinya ada banyak pertanyaan yang tersimpan dengan rapi di hatinya tapi tak tersampaikan pada orang lain. Pertanyaan mengenai kenapa hidupnya seperti itu, kenapa dirinya harus hidup sendiri ditinggal orang yang dia cinta, kenapa status Single harus diberikan padanya dan lain sebagainya. Ingin sekali aku melihat hatinya yang terluka, bagaimana cara mengobatinya dan memulihkannya. Tersampailah lewat kontak batinku dengannya mengenai Perasaannya yang rindu ingin memiliki pasangan lagi dalam hidupnya yang berjiwa ksatria masa kini yang sosoknya dibutuhkan untuk merubah statement - statement diluar sana yang negatif dan menutupi setiap lubang - lubang mulut - mulut kecil diluar sana yang tidak berguna itu, sesosok suami yang mengayomi dan bisa membawa keluarganya keluar dari Jasa Balas Budi dan merubah nasibnya yang lebih baik lagi. Sudah hampir 7 Tahun ku kubur perasaanku dalam - dalam untuk berkeinginan mendapatkan kembali sesosok Papa yang baru, karena bagiku Papaku tidak akan tergantikan oleh siapapun, tetapi meresponi perasaannya itu, akhirnya aku mengurungkan niat untuk menyampaikan untaian kata - kata pada Tuhanku untuk mencarikannya jodoh dan pasangan hidup lagi untuk dirinya. Lagi pula aku meyakini dan memastikan dalam diriku kalau aku juga butuh sesosok Papa yang melindungi kami dan menjaga kami dan terpenting semua orang tidak meremehkannya lagi dan keluargaku. Ku telusuri jati diriku apakah ada sesuatu yang menyebabkan aku tidak bisa berbuat apa - apa hanya sekedar menangis melihat semua ini. Pertanyaanku adalah Kenapa dalam hidupku hanya balas budi balas budi dan balas budi yang ku tahu, entahlah sampai kapan aku harus selalu punya balas budi pada orang lain. Balas budi yang satu belum aku bayar terus dan terus lagi muncul balas budi, sepertinya aku ini rasa tak punya daya untuk membayarnya :’(, hidupku ini kok seperti seorang nelayan yang ditengah laut berusaha mendayung perahunya sampai ke darat untuk pulang tapi tak temukan jalan dan tak sampai sampai untuk ke darat. Ku berpikir kok kenapa sih aku ingin itu aku butuh itu aku mau itu harus selalu bersabar dan berusaha keras dan lebih keras sedangkan orang lain kok semudah itu dan segampang itu untuk mendapatkannya apakah ini rasa iri dan dengki yang ada padaku, ENTAHLAH !!! ingin menjadi orang yang selalu berhikmat dan beriman tapi banyak hal yang membuat ku semakin susah untuk berhikmat, ya TUHAN ampuni aku !!! 

Ya inilah aku seperti kisah seorang gadis yang menunggu adanya kemujuran datang pada hidupnya yang merubah hidupnya jadi seorang tuan puteri yang memberi mimpi bagi setiap orang disekitarnya. Tetapi hal ini tidak membuat aku terpuruk lebih dalam lagi dan hanya meratap saja, Tapi justru aku selalu mencari jawaban dan kekuatan untuk aku bisa menjadi orang yang berhati iklas dan sabar menghadapinya kepada Sang Pencipta hidupku, TUHAN BESERTAKU !!!

Masalah yang besar yang pernah aku alami yang sulit untuk aku terima adalah ketika orang yang aku kasihi sesosok papa yang masih aku butuhkan kehadirannya telah tiada dan meninggalkan aku dan keluarga disini, aku berpikir masalah berat itu sudah aku dan keluargaku lewati sampai sekarang dengan berkat dan hikmat yang Tuhan berikan padaku dan keluargaku, Jadi, Tidak ada masalah berat lagi yang aku dan keluargaku alami itu tidak bisa kami lewati. Semua sudah Tuhan rencanakan yang terbaik untukku dan keluargaku. PRAISE THE LORD, Tuhan kuatkan aku :’)

Sekitar kita bisa jadi bahan pembelajaran juga loh

Seminggu ini banyak hal yang kulihat dan kurasakan terjadi disekitar ku. Ada yang menangis, ada yang gembira, ada yang berduka, ada yang bersuka, ada yang berhasil dan juga ada yang gagal, ada yang sakit, ada yang sehat, semua hal dalam kehidupan.

Bagi mereka yang menangis ku rasakan betapa mereka juga sama-sama berat menanggung beban dalam masalah mereka, bagi yang bersuka ku rasakan betapa mereka terbebas sementara dari masalah yang mereka hadapi, merasa cerah dan menghibur hati, merasa seakan-akan hidup ini ya untuk bersuka, serta adanya rasa keegoisan diri kalau bersuka itu ya milik SAYA.

Setiap orang punya caranya masing-masing dalam menyelesaikan masalah, problem yang menghimpit mereka ada yang membuat mereka makin ciut untuk menghadapinya dan aja juga yang dengan bijaksananya mereka terus bangkit dari masalah itu dan tidak mau terpuruk makin dalam dengan masalah yang ada. Semua itu ku saksikan dan kulihat sendiri dan menjadi suatu pembelajaran berharga bagiku, 

Tuhan baik padaku, karena Tuhan pakai siapa saja yang disekitar ku untuk menjadi guru dalam hidupku, agar ku kuat dan tangguh melewati badai hidup yang makin hebat. Praise the Lord :’)

Ada seorang temanku kemarin bercerita kepadamu mengenai keluarganya, dia ini sama nasibnya dengan ku ditinggal seorang papa sudah cukup lama dan dia kuliah ya ditanggung oleh kakak-kakaknya. Dia kemarin cerita kalo seminggu ini mamanya dirawat dirumah sakit karena sakit fertigo, bercerita mengenai impian dia untuk melanjutkan pendidikan S2 dan Impian dia yang ingin membalas kebaikan kakak-kakaknya untuk menyekolahkan kakaknya agar sama seperti dia bisa ambil sarjana. Salah satu kakak kebanggaan dia itu yang bekerja sebagai pelaut, impian dia banget untuk bisa menyekolahkan kakaknya lagi dan ambil sertifikat kepelautan yang lebih tinggi agar kakaknya bisa naik jabatan katanya. Saat mendengar itu aku merasa kalau aku sedang bercermin, karena pengalaman hidup dan impian kita sama. Dia bercerita sambil  menahan airmatanya keluar dan tidak ingin aku melihat dia sedih sampai keluar air mata. Aku benar-benar rasakan sekali beban yang dia rasakan saat itu, apalagi saat dia menceritakan betapa dia sangat mengasihi mamanya dan saat-saat dia rindu akan sesosok papa baginya. Beberapa hari ini dia jaga mamanya di rumah sakit dengan ditemani segudang tuntutan skripsi yang harus diselesaikan. Betapa hebatnya temanku itu, baru kali ini aku tahu kalau dia itu ternyata punya masalah yang cukup berat juga sama halnya dengan aku, tapi dia menutupi semuanya itu dengan rapi didepan teman-temannya di kampus seakan-akan dia tidak punya masalah apapun dalam hidupnya, dia menutupi kesedihannya dia dengan kecentilannya dia dan becandaannya dia dikampus. Waaaaw, aku benar-benar belajar banyak dari dia kemarin, betapa hebatnya dia menanggalkan semua kesedihannya dengan sukacita yang dia berikan buat teman-teman sekitarnya, dia bilang kepadamu kalau dia tidak mau terpuruk dan jatuh makin dalam akan kesedihannya itu tapi justru membuat dia makin terpacu untuk membuat semua impiannya dia itu tercapai. Ada yang aku kutip dari kata-katanya yang membuat aku tergerak dan termotivasi :

" Kalau kamu ingin jadi RAJA, buat mamamu dan orang yang kamu sayang jadi RAJA. Baru kamu bisa disebut RAJA."

ehmm aku benar-benar salut banget sama kamu kawan :’).

Adapun temanku yang lain yang bercerita mengenai masalah yang dia hadapi kepadaku, aku juga belajar untuk peka dengan sekitarku. Walau awalnya dia salah paham dengan ku, kalau aku ini jahat sama dia. Tetapi masalah ini membuat pendewasaan untuk kita masing-masing untuk bisa menjadi sahabat yang baik. Dengan sedih yang dia rasakan, dia bercerita lewat media SMS dan bertanya padaku :

"Pernah gak ngerasa orang lain udah jahat banget sama kita, tetapi ternyata kita yang lebih jahat ke dia ? atau pernah gak ngerasa seseorang, beberapa, atau bahkan semua orang tidak bisa terima kita sebagaimana diri kita ? atau pernah ga coba buat bikin jurnal akumulasi kesalahan-kesalahan kita ? pernah gak ngerasa kayaknya umur kita semakin pendek tapi no one knows kalau sebenarnya kita pengen bahagia bukan pura-pura bahagia ? pernah gak berfikir rasa capek yang secapek-capeknya dan kita tetap pada tekanan kita gak sempurna ? atau pernah gak berusaha terlihat bahagia tapi dikala sendiri sebenarnya kita selalu nangis ?,Gue gak kaya loe dan gak sekuat loe. Gue gak sempurna, gue juga gak mau jadi sempurna, tapi hidup gue dituntut selalu ‘terlihat’ sempurna. Gue capek hidup dibangun dari tumpukan maaf, gue capek sama semuanya ia."

Membaca sms dari dia seperti itu, aku merasakan betapa dia putus asanya dan benar-benar berat beban yang dia rasakan walaupun sebenarnya masalah yang dia hadapi tidak seberat masalahku dan masalah temanku yang satunya lagi. Dengan tenang dan mencoba menyusun kata-kata yang baik agar dia tidak tersinggung, aku balas sms dia  :

"Kawan, Ia juga manusia dengan segala kekurangan yang ia miliki. Ia pernah kok alami dan rasain itu semua dan gak muna ia juga sering ngecewain orang-orang sekitar yang ia sayang dan hal buruk sekalipun ia pernah lakukan itu. Tapi dengan semua yang kita lakukan itu apa kita cuma meratap dan menyesali diri sendiri, merasa gagal dan gak berguna ? itu tindakan yang gak bertanggung jawab, seharusnya dari apa yang terjadi membuat kita menjadi orang yang lebih baik dan belajar dari apa yang sudah dialami. Apa yang terjadi hari ini kemarin dan masa depan itu semua kehendak Tuhan dan kita sebagai manusia ya perbuatlah yang baik dan ucapan syukur atas segala sesuatunya. Manusia di dunia ini juga gak ada yang sempurna kok, begitupun ia juga gak sempurna. masing-masing punya masalah dan keluhannya sendiri-sendiri dan Tuhan kasih kita masalah sesuai kemampuan kita masing-masing. Kuat apa tidaknya kita dilihat bukan dari kacamata manusia tapi iman kamu yang menguatkan kamu. Kalau kamu lemah tapi kalau kamu punya iman percaya sama Tuhan, kamu pasti akan kuat. Yakini bahwa kesengsaraan itu menimbulkan ketekunan, dan ketekunan menimbulkan tahan uji dan tahan uji itu menimbulkan pengharapan dan pengharapan itu tidak mengecewakan."

Aku berharap dia lebih bijaksana lagi dalam menanggapi masalah yang ada, jangan dengan putus asa dan lupa dengan apa yang Tuhan kasih untuk hidupnya. Tetapi terus belajar dan belajar tak jemu-jemunya untuk menanggapi hidup itu dengan bersyukur. 

Aku terus belajar untuk lebih peka lagi dengan sekitarku, aku terus berusaha untuk menjadi sahabat yang baik untuk mereka, dan meminta kemampuan dari Tuhan untuk aku bisa menjadi berkat untuk mereka.

Pembelajaran dari yang tadi bahwa “hidup itu harus disyukuri, suka duka masalah apapun itu dalam hidup nikmatin aja dan justrunya harus direspon dengan selalu belajar dari setiap proses kehidupan yang sudah Tuhan kasih buat kita, karena setiap detik nafas yang kita hirup dan apa yang sudah Tuhan kasih itu menyatakan kalau Tuhan itu mengasihi kita sebagai anakNya, jangan pernah berhenti bersyukur !!”

SEMANGAT !!!! SALAM SUPER :)

Baru sekarang aku ceritakan mengenai beliau ini :). 
Bapak ini adalah salah satu dosenku di tempat ku berkuliah sekarang, beliau bernama Bapak SOBO SITORUS. Aku sangat mengagumi beliau sebagaimana beliau sudah ku anggap sebagai orang tuaku. Tegas, disiplin dan cerdas itu yang ku pandang sisi positif dari bapakku itu :). Di kampus bapak ini sangat ditakuti oleh banyak teman-teman mahasiswa karena dilihat dari segi mata kuliah yang beliau ajarkan yaitu AKUNTANSI PAJAK  dimana mata kuliah ini adalah mata kuliah yang sangat berpengaruh dalam jurusan yang kita ambil di kampus dan ditambah lagi sistem mengajar pak Sobo ini tegas dan disiplin, sehingga teman-temanku dikampus segan sekali kalau berhadapan dengan pak Sobo. Entah apa yang membuat mereka seperti itu yah, padahal kalau kenal dekat sangat jauh - jauh berbeda dari apa yang mereka sangkakan. Bagiku beliau itu LUAR BIASA banget, beliau selalu mengajariku arti perjuangan hidup yang sebenarnya dan membuka pikiranku yang tadinya sempit jadi luas. Pengabdian beliau untuk tetap mengajar walau terkadang badan sudah tidak sekuat dahulu dan sudah terasa lelah, tetapi selalu menunjukkan semangat juang dalam dunia pendidikan. Saat ini aku sedang menjalani proses skripsi, wah sudah tak terasa yah sejauh ini aku melangkah dan sebentar lagi aku lulus itu sungguh luar biasa sukacitaku, apalagi yang lebih aku banggakan dan lebih senangnya lagi adalah Pak Sobo bersedia mendampingiku dalam melewati setiap proses - proses skripsi dan mengantarkanku ke pintu gerbang kelulusan yang pada akhirnya aku memakai toga di pesta besar wisuda ku nanti :’), beliau adalah dosen pembimbing materiku dalam skripsi. Sungguh bersyukur banget karena beliau bersedia membantuku dalam penyelesaian skripsiku ini.
Beliau pernah bilang padaku  ”Saya sangat senang karena saya diberi kesempatan untuk bisa membimbingmu dan saya akan membantumu hingga kamu bisa lulus dengan baik, membantumu untuk meraih cita-citamu untuk menjadi berkat buat keluargamu”. kata - kata itu masih terngiang dipikiranku dan membuatku terus maju dan berusaha untuk tidak mengecewakan beliau. 
Banyak hal yang sudah kualami setelah masuk proses skripsi ini, rasa campur aduk didalam. Kalau terasa kangen dengan sesosok papa untuk aku mau berbagi cerita mengenai beban yang kurasakan saat ini, aku datang menemui pak Sobo dan aku ceritakan semua yang aku rasakan rasa sedihku, kegagalanku dan ketidakmampuanku dalam menghadapi skripsi ini, semuanyaaaa aku ceritakan. Aku pandang beliau yang merespon semua ceritaku dengan nasehat-nasehat beliau dan terkejut kalau beliau seperti sesosok papaku yang sangat aku rindukan, Setiap nasehat-nasehatnya selalu aku ikuti dan membuat aku termotivasi dan bangkit kembali. Entah apa yang membuat mata penglihatanku merubah sosok pak Sobo seperti Papaku sendiri :’), tak berkedip beberapa saat karena takut penglihatan tersebut segera hilang dan tak kembali untuk kedua kalinya.   
Pernah aku berbagi cerita dengan pak Sobo mengenai kegagalan ku mendapatkan tempat magang/riset untuk skripsiku dan beliau menasehatiku seperti ini  ”Dunia ini penuh misteri dan rahasia, tidak ada yang tahu satu orangpun kecuali Tuhan yang punya dunia ini. Tetaplah berusaha dan terus berdoa karena Tuhan tidak akan pernah tidur dan PASTI akan menjawab setiap doa-doamu. Kamu baru mulai tantangan ini, jadi jangan berhenti ditempat dan kamu harus keluar dari masalahmu jangan terkurung dan diam didalam masalah tersebut, kamu harus cari jalan dan usaha untuk menemukan jalan tersebut dan andalkan Tuhan terus. Tetap yakin kalau hari kemarin, hari ini dan masa depanmu itu kehendak Tuhan dan pertolongan Tuhan. Ada waktu yang tepat pertolongan Tuhan itu datang kepadamu dan tidak akan terlambat.”
Sungguh aku sangat mengagumimu Bapak, aku bersyukur bisa mengenal Bapak. Sampai saat ini, banyak pembelajaran yang aku dapatkan pak dari Bapak. Terima kasih pak untuk semua yang Bapak ajarkan padaku terlebih setiap pembelajaran mengenai perjuangan hidup yang terus harus dilakukan pak :’). Bapak sudah ku anggap sebagai bagian dari keluargaku pak :’). 
Tetap menjadi dosen terbaikku ya pak, dan sebagai dosen kebanggaanku, selalu ajariku  terlebih bimbing aku terus pak. Mungkin aku belum bisa membanggakan Bapak, tetapi aku akan berusaha untuk menjadi mahasiswa yang berprestasi lagi dan bukan cuma membuat mama, kakak yos dan ade bangga tetapi membuat Bapak juga bangga pak.
Minta doanya juga pak agar aku bisa selesaikan projek Skripsinya segera sesuai dengan target kita bersama pak dan bertemu Bapak dengan Bapak/Ibu dosen lain di meja sidang pertempuran pak :), hihihihi.
Dan hari ini mungkin hari bahagia Bapak karena bertambah usia 1 tahun untuk Bapak, SELAMAT ULANG TAHUN PAK, panjang umur, sehat selalu, kiranya kasih, damai dan sukacita dari Tuhan kita Yesus Kristus senantiasa hadir dalam kehidupan Bapak dan keluarga. 
Catatan kecil ini aku dedikasikan padamu Pak, “DOSEN TERBAIKKU DAN ORANG TUAKU”.
Aku mengasihimu Bapak seperti orang tuaku sendiri, Tuhan selalu memberkati Bapak sekeluarga. :’)

Baru sekarang aku ceritakan mengenai beliau ini :). 

Bapak ini adalah salah satu dosenku di tempat ku berkuliah sekarang, beliau bernama Bapak SOBO SITORUS. Aku sangat mengagumi beliau sebagaimana beliau sudah ku anggap sebagai orang tuaku. Tegas, disiplin dan cerdas itu yang ku pandang sisi positif dari bapakku itu :). Di kampus bapak ini sangat ditakuti oleh banyak teman-teman mahasiswa karena dilihat dari segi mata kuliah yang beliau ajarkan yaitu AKUNTANSI PAJAK  dimana mata kuliah ini adalah mata kuliah yang sangat berpengaruh dalam jurusan yang kita ambil di kampus dan ditambah lagi sistem mengajar pak Sobo ini tegas dan disiplin, sehingga teman-temanku dikampus segan sekali kalau berhadapan dengan pak Sobo. Entah apa yang membuat mereka seperti itu yah, padahal kalau kenal dekat sangat jauh - jauh berbeda dari apa yang mereka sangkakan. Bagiku beliau itu LUAR BIASA banget, beliau selalu mengajariku arti perjuangan hidup yang sebenarnya dan membuka pikiranku yang tadinya sempit jadi luas. Pengabdian beliau untuk tetap mengajar walau terkadang badan sudah tidak sekuat dahulu dan sudah terasa lelah, tetapi selalu menunjukkan semangat juang dalam dunia pendidikan. Saat ini aku sedang menjalani proses skripsi, wah sudah tak terasa yah sejauh ini aku melangkah dan sebentar lagi aku lulus itu sungguh luar biasa sukacitaku, apalagi yang lebih aku banggakan dan lebih senangnya lagi adalah Pak Sobo bersedia mendampingiku dalam melewati setiap proses - proses skripsi dan mengantarkanku ke pintu gerbang kelulusan yang pada akhirnya aku memakai toga di pesta besar wisuda ku nanti :’), beliau adalah dosen pembimbing materiku dalam skripsi. Sungguh bersyukur banget karena beliau bersedia membantuku dalam penyelesaian skripsiku ini.

Beliau pernah bilang padaku  ”Saya sangat senang karena saya diberi kesempatan untuk bisa membimbingmu dan saya akan membantumu hingga kamu bisa lulus dengan baik, membantumu untuk meraih cita-citamu untuk menjadi berkat buat keluargamu”. kata - kata itu masih terngiang dipikiranku dan membuatku terus maju dan berusaha untuk tidak mengecewakan beliau. 

Banyak hal yang sudah kualami setelah masuk proses skripsi ini, rasa campur aduk didalam. Kalau terasa kangen dengan sesosok papa untuk aku mau berbagi cerita mengenai beban yang kurasakan saat ini, aku datang menemui pak Sobo dan aku ceritakan semua yang aku rasakan rasa sedihku, kegagalanku dan ketidakmampuanku dalam menghadapi skripsi ini, semuanyaaaa aku ceritakan. Aku pandang beliau yang merespon semua ceritaku dengan nasehat-nasehat beliau dan terkejut kalau beliau seperti sesosok papaku yang sangat aku rindukan, Setiap nasehat-nasehatnya selalu aku ikuti dan membuat aku termotivasi dan bangkit kembali. Entah apa yang membuat mata penglihatanku merubah sosok pak Sobo seperti Papaku sendiri :’), tak berkedip beberapa saat karena takut penglihatan tersebut segera hilang dan tak kembali untuk kedua kalinya.   

Pernah aku berbagi cerita dengan pak Sobo mengenai kegagalan ku mendapatkan tempat magang/riset untuk skripsiku dan beliau menasehatiku seperti ini  ”Dunia ini penuh misteri dan rahasia, tidak ada yang tahu satu orangpun kecuali Tuhan yang punya dunia ini. Tetaplah berusaha dan terus berdoa karena Tuhan tidak akan pernah tidur dan PASTI akan menjawab setiap doa-doamu. Kamu baru mulai tantangan ini, jadi jangan berhenti ditempat dan kamu harus keluar dari masalahmu jangan terkurung dan diam didalam masalah tersebut, kamu harus cari jalan dan usaha untuk menemukan jalan tersebut dan andalkan Tuhan terus. Tetap yakin kalau hari kemarin, hari ini dan masa depanmu itu kehendak Tuhan dan pertolongan Tuhan. Ada waktu yang tepat pertolongan Tuhan itu datang kepadamu dan tidak akan terlambat.”

Sungguh aku sangat mengagumimu Bapak, aku bersyukur bisa mengenal Bapak. Sampai saat ini, banyak pembelajaran yang aku dapatkan pak dari Bapak. Terima kasih pak untuk semua yang Bapak ajarkan padaku terlebih setiap pembelajaran mengenai perjuangan hidup yang terus harus dilakukan pak :’). Bapak sudah ku anggap sebagai bagian dari keluargaku pak :’). 

Tetap menjadi dosen terbaikku ya pak, dan sebagai dosen kebanggaanku, selalu ajariku  terlebih bimbing aku terus pak. Mungkin aku belum bisa membanggakan Bapak, tetapi aku akan berusaha untuk menjadi mahasiswa yang berprestasi lagi dan bukan cuma membuat mama, kakak yos dan ade bangga tetapi membuat Bapak juga bangga pak.

Minta doanya juga pak agar aku bisa selesaikan projek Skripsinya segera sesuai dengan target kita bersama pak dan bertemu Bapak dengan Bapak/Ibu dosen lain di meja sidang pertempuran pak :), hihihihi.

Dan hari ini mungkin hari bahagia Bapak karena bertambah usia 1 tahun untuk Bapak, SELAMAT ULANG TAHUN PAK, panjang umur, sehat selalu, kiranya kasih, damai dan sukacita dari Tuhan kita Yesus Kristus senantiasa hadir dalam kehidupan Bapak dan keluarga. 

Catatan kecil ini aku dedikasikan padamu Pak, “DOSEN TERBAIKKU DAN ORANG TUAKU”.

Aku mengasihimu Bapak seperti orang tuaku sendiri, Tuhan selalu memberkati Bapak sekeluarga. :’)

"Andaikan Ku Harus Memilih"

Ditengah persiapanku dalam menyusun skripsi berbagai hal telah aku dapatkan sebagai bentuk pembelajaran berarti buat hidupku. Dengan semua  yang kualami dan yang kurasakan adanya kebaikan dan pertolongan TUHAN dalam hidupku yang tepat pada waktunya. Disaat semangatku sudah mulai kendur pasti ada saja TUHAN pakai siapa saja disekitarku yang menjadi perantaranya TUHAN untuk memotivasikan aku sebagaimana aku kembali lagi dan bangkit dari segala beban yang ada.

Siang ini sambil tanganku mengetik untuk revisi BAB 2 Skripsiku dan Ku isi dengan  mendengarkan lagu rohani, ku hayati setiap lirik lagu tersebut dan SUNGGUH !! benar - benar menyadarkanku bahwa TUHAN itu luar biasa banget dalam hidupku, terkadang aku hanya bisa mengeluh dan mengeluh dalam hidup, padahal TUHAN itu sudah pasti akan menguatkan aku dan membuka pintu jawaban yang terbaik dan pasti TEPAT untukku, Andaikan aku harus memilih pasti aku tetap menyembahMu TUHAN - Praise The Lord :’) …..

(Lirik lagu rohani “Andaikan Ku Harus Memilih”)

Kasih setiaMu Tuhan lebih dari hidupku

Jalan-jalanMu ya Tuhan terbaik bagiku

Dari semua yang Kau katakan tiada dusta ku temui

Dari semua yang Kau janjikan tiada yang tak terpenuhi

Andaikan ku harus memilih

Tetap hatiku padaMu

Tak satupun dapat menggantikanMu

Hanya Kau yang berarti bagiku

Lebih dari semua yang ada

Kaulah s’galanya bagiku

Tak inginku berpaling dariMu 

S’lamanya ku akan menyembahMu Tuhan…..

—- 8 Tahun papa —-

Siang ini dipenghujung berakhirnya bulan oktober, mengingatkanku akan sesosok papa yang luar biasa dihidupku. Bulan ini adalah bulan papa meninggalkan kami sekeluarga yang terhitung menjadi 8 tahun papa meninggalkan kami. Sesosok papa yang sangat aku rindukan ada di rumah, sesosok papa yang aku rindukan dengan kewibaannya untuk ada bersama-sama dengan kita dirumah. Selama 8 tahun ini, aku bertumbuh menjadi wanita yang dewasa dan suatu tuntutanku untuk bisa membahagiakan keluargaku.

kalau ada kesempatan untukku bisa ungkapkan apa yang ada dihatiku, ke papa dan bertemu dengannya, aku ingin bilang :

"Papa,

sekarang neng iya sudah masuk semester akhir pa dan sudah mulai susun skripsi pa, ehmmm pasti papa bangga deh disaat neng iya nanti memakai toga dan membuktikan ke papa dan semua orang kalau neng iya bisa menjadi SARJANA. Pa, neng iya kangen sama papa. Pa, benar-benar kangen mendalam sama papa. Pa, tahu gak, ade sekarang sudah besar dan ade juga sekarang sudah kerja loh pak dan malah mau ikut kakak yos kerjanya di laut pa. Papa pasti bangga dengan kami disini. Neng iya janji akan menjadi anak yang baik untuk mama pa, terkadang neng iya suka kecewain mama pa maaf ya pa, tapi neng iya akan berusaha akan jadi anak yang baik untuk mama dan jadi kebanggaan untuk mama dan keluarga khususnya untuk papa juga :’).  Papa, neng takut kalau berpikir ke masa depan, takut kalau neng iya gak bisa wujud-in maunya mama pa, takut kalau neng iya juga gak bisa jadi berkat;’ untuk keluarga pa, takut kalau neng kecewain mama dan keluarga pa :’(, Tapi, neng ingat pesan papa untuk andalkan TUHAN dalam segala sesuatunya, dan neng terus coba melakukan apa yang papa pesankan ke neng iya pa. Maaf pa, neng iya jarang ke makam papa  dan terlalu menyombongkan diri untuk urusan pribadi pa :’( maaf untuk semuanya papa :’)…

Pa, sekarang ini neng iya sedang cari tempat magang pa untuk skripsi neng iya. Doain neng iya pa biar neng iya dapat tempat magang yang tepat pa biar neng iya bisa segera selesaikan skripsi neng iya dan bisa sidang terus wisuda deh pa :’), aaaahhhhhhh papa kangeeeeeeeeeeeeeeeennnnnn sama paaaaaaaapaaaaaaa….

"KELUARGA BESARKU PMK STPI"

Hai tumblr sudah lama sekali tidak menghampirimu dan curhat padamu, hehehehe.
Dan sekarang episode aku membahas tentang keluargaku yang dikampus yaitu di PMK STPI. Aku bangga bisa menjadi bagian dari mereka, bisa mengenal satu dengan yang lain dan pelayanan bersama dalam wadah PMK STPI.
Suatu kehormatan buatku juga bisa bersama-sama dengan mereka, aku sudah anggap mereka sebagai keluargaku yang kedua selain yang ada dirumah :). 
Sekarang aku sudah masuk semester 7 dan berhadapan dengan Mr. Skrip, tapi bukan jadi penghambat untuk aku berusaha tetap hadir dalam setiap aktifitas dan kegiatan yang PMK STPI lakukan. Saat ini kami sedang mempersiapkan untuk event besar kami yaitu NATAL 2013 di panti asuhan. Event ini benar-benar aku nanti-nantikan karena keinginan dari kami untuk berbagi kasih dan sukacita bersama disana :).
ehmmm bagaimanakan cerita selanjutnya mengenai acara NATAL 2013 kami, tunggu saja nanti yah cerita bahagianya :),
Sekarang ini makin jarang sekali bisa berelasi dengan keluargaku yang di PMK STPI ini karena terbatasnya waktu dan biaya, rasa sedih menghampiri ketika ada beberapa orang mengatakan aku sombong dan sudah tidak lagi peduli serta perhatian sama PMK STPI, Padahal itu semua SALAH BESAR dan memang bukan seperti itu alasan aku kenapa akhir-akhir ini jarang ikut PMK STPI.
Dan akhir-akhir ini pun aku merasa dipojokan di PMK STPI dan terasa asing aku masuk ke ruang PMK STPI, entah apa yang terasa seperti itu.. ?
Aku senang jika melihat mereka makin akrab satu dengan yang lain, terlebih khusus untuk pengurus-pengurus PMK STPI angkatan 2011, *terima kasih ya ade-adeku semua, kalian mau tetap setia dengan PMK STPI walau bagaimanapun keadaannya kalian masih tetap berkontribusi dengan PMK kita :’).
ehmmmm disaat lagi ngedown buat skripsi, kalau sudah lihat dan ingat kalian satu per satu, itu menuntut aku untuk memberikan yang terbaik dan mengerjakan skripsinya dengan semangat atas dasar aku ingin memberi contoh yang baik untuk kalian para ade-adeku yang ada di PMK STPI.
Untuk orang tuaku juga yang aku anggap sebagai papaku yaitu Pak Sobo dan Pak Kosta, terima kasih untuk semua pengajaran dan nasehatnya pak dan bapak sudah menjadi bagian dalam PMK STPI kami :’)
Kalau waktunya tiba dan skripsi aku sudah dilaunching-kan, ku persembahkan skripsi ini salah satu dedicated-nya ke kalian semua keluargaku PMK STPI.

AKU BENAR-BENAR MENGASIHI KALIAN SEMUA KELUARGAKU PMK STPI :’) 

"KELUARGA BESARKU PMK STPI"

Hai tumblr sudah lama sekali tidak menghampirimu dan curhat padamu, hehehehe.

Dan sekarang episode aku membahas tentang keluargaku yang dikampus yaitu di PMK STPI. Aku bangga bisa menjadi bagian dari mereka, bisa mengenal satu dengan yang lain dan pelayanan bersama dalam wadah PMK STPI.

Suatu kehormatan buatku juga bisa bersama-sama dengan mereka, aku sudah anggap mereka sebagai keluargaku yang kedua selain yang ada dirumah :). 

Sekarang aku sudah masuk semester 7 dan berhadapan dengan Mr. Skrip, tapi bukan jadi penghambat untuk aku berusaha tetap hadir dalam setiap aktifitas dan kegiatan yang PMK STPI lakukan. Saat ini kami sedang mempersiapkan untuk event besar kami yaitu NATAL 2013 di panti asuhan. Event ini benar-benar aku nanti-nantikan karena keinginan dari kami untuk berbagi kasih dan sukacita bersama disana :).

ehmmm bagaimanakan cerita selanjutnya mengenai acara NATAL 2013 kami, tunggu saja nanti yah cerita bahagianya :),

Sekarang ini makin jarang sekali bisa berelasi dengan keluargaku yang di PMK STPI ini karena terbatasnya waktu dan biaya, rasa sedih menghampiri ketika ada beberapa orang mengatakan aku sombong dan sudah tidak lagi peduli serta perhatian sama PMK STPI, Padahal itu semua SALAH BESAR dan memang bukan seperti itu alasan aku kenapa akhir-akhir ini jarang ikut PMK STPI.

Dan akhir-akhir ini pun aku merasa dipojokan di PMK STPI dan terasa asing aku masuk ke ruang PMK STPI, entah apa yang terasa seperti itu.. ?

Aku senang jika melihat mereka makin akrab satu dengan yang lain, terlebih khusus untuk pengurus-pengurus PMK STPI angkatan 2011, *terima kasih ya ade-adeku semua, kalian mau tetap setia dengan PMK STPI walau bagaimanapun keadaannya kalian masih tetap berkontribusi dengan PMK kita :’).

ehmmmm disaat lagi ngedown buat skripsi, kalau sudah lihat dan ingat kalian satu per satu, itu menuntut aku untuk memberikan yang terbaik dan mengerjakan skripsinya dengan semangat atas dasar aku ingin memberi contoh yang baik untuk kalian para ade-adeku yang ada di PMK STPI.

Untuk orang tuaku juga yang aku anggap sebagai papaku yaitu Pak Sobo dan Pak Kosta, terima kasih untuk semua pengajaran dan nasehatnya pak dan bapak sudah menjadi bagian dalam PMK STPI kami :’)

Kalau waktunya tiba dan skripsi aku sudah dilaunching-kan, ku persembahkan skripsi ini salah satu dedicated-nya ke kalian semua keluargaku PMK STPI.

AKU BENAR-BENAR MENGASIHI KALIAN SEMUA KELUARGAKU PMK STPI :’) 

"BERUSAHA MENJADI YANG TERBAIK"